Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Fanatik Itu Ibarat Burung Dalam Sangkar

Fanatik Itu Ibarat Burung Dalam Sangkar

Fanatik itu ibarat burung dalam sangkar, terbang jauh adalah pelanggaran baginya.

Sebetulnya sangkar-sangkar tersebut tidak tertutup, namun burung-burung di dalamnya tidak memiliki keberanian untuk keluar. Mereka saling membujuki satu sama lain bahwa sangkar mereka adalah satu-satunya keselamatan. Mereka menjalani hidup serba terbelenggu dan sangat sempit di dalamnya, begini terbentur begitu juga terbentur.

Suatu ketika sangkar semakin aus dan rapuh, lalu rubuh jatuh ke tanah, hancur. Burung-burung hanya menggelepar di tanah karena tidak pernah berlatih menggunakan sayapnya untuk terbang.

Para Master adalah burung-burung yang terbang bebas di angkasa luas dan tidak bersedia untuk memasuki sebuah sangkar. Menunjukkan kepada burung burung di dalamnya bahwa ada dunia luas dan sangat indah di luar sana. Bahwa burung-burung memiliki sayap-sayap untuk terbang.

Kepakkanlah sayap-sayapmu wahai para burung yang sedang terbelenggu oleh pikiran dan dogmamu sendiri.

Oleh : Zen Assegaf

Post a Comment for " Fanatik Itu Ibarat Burung Dalam Sangkar"