Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perbedaan Umpasa dan Umpama

Perbedaan Umpasa dan Umpama
Rumah Adat Batak Toba. Sumber : Facebook, Suhunan Situmorang.

Bagi orang Batak yang lahir di Tanah Batak, baik bagi yang udah lahir di perantauan, sangat penting untuk dipahami apa itu umpasa dan apa itu umpama, karena berhubungan dengan Adat Batak dan kehidupan sehari-hari. Inilah perbedaannya..

Umpasa

Dalam bahasa Indonesia, umpasa adalah pantun.

Syarat-syarat Umpasa / Pantun:
  • Tiap bait terdiri atas 4 baris
  • Tiap baris terdiri atas 2 sampai 12 suku kata
  • Baris pertama dan kedua adalah Sampiran
  • Baris ketiga dan keempat adalah Isi
  • Bersajak a-b-a-b
Contoh:

Bagot na madungdung
Tu pilopilo na marajar
Tading ma angka na lungun
Sai ro ma angka na jagar

Marasar ma binsusur
Di ramba, di robean
Asa denggan martutur
Naeng ma marsipaunean

Kalau ada sumur di ladang
Boleh kita menumpang mandi
Kalau ada umur yang panjang
Boleh kita berjumpa lagi

Kalau ada jarum yang patah
Jangan disimpan di dalam peti
Kalau ada kata-kata yang salah
Jangan disimpan di dalam hati

Umpama

Umpama adalah kata-kata tentang perumpamaan atau nasehat (poda manang tudosan)

Contoh:
  • Ingkon songon poting. Lam marisi, lam so marsoara. Artinya: Semakin tinggi ilmu pengetahuan seseorang, harus semakin hati-hati berbicara.
  • Jempek do pat ni gabus. Artinya: sehebat apapun seseorang menutupi kebohongannya, cepat atau lambat pasti akan terbongkar.
  • Jolo nidilat bibir, asa nidok hata. Artinya: pikirkan dulu baik-baik, sebelum berbicara.
  • Tongka do mulak tata naung masak, mulak marimbulu naung tinutungan. Artinya: sesuatu hal yang telah terjadi, tidak boleh atau tidak perlu lagi disesali.
Semoga bermanfaat.. semangat pagi...!

Post a Comment for "Perbedaan Umpasa dan Umpama"